RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Brezza Facelift 2026 Resmi Meluncur di India, Maru...

Bisnis

Brezza Facelift 2026 Resmi Meluncur di India, Maruti Suzuki Incar Penjualan SUV Naik 30 Persen

Maruti Suzuki resmi meluncurkan Brezza Facelift 2026 di India dengan opsi mesin turbo baru dan target ambisius pertumbuhan penjualan SUV hingga 30 persen pada tahun fiskal 2027.

Maruti Suzuki Bidik Pertumbuhan Penjualan SUV Hingga 30 Persen

Harga mulai Rs 7,40 lakh atau sekitar Rp 143 juta, dan pasar India langsung dapat dua kejutan sekaligus: Brezza yang lebih segar secara desain, plus mesin turbo yang belum pernah ada di lini kompak ini.

Maruti Suzuki resmi meluncurkan Brezza Facelift 2026 pada 24 Juli 2026, dengan pembaruan yang cukup substansial di segmen SUV kompak India yang makin sengit. Tata Nexon, Mahindra XUV 3XO, Kia Sonet, dan Hyundai Venue sudah lama menggerogoti pangsa pasar segmen ini. Brezza agaknya butuh amunisi lebih dari sekadar penyegaran kosmetik.

Amunisi itu datang dalam wujud mesin 1,0 liter BoosterJet turbo tiga silinder berteknologi mild hybrid. Angkanya memang belum seragam di berbagai sumber: satu menyebut 100 PS dengan torsi 148 Nm, sumber lain mencatat 110 HP dan torsi 170 Nm, tergantung metode pengukuran yang dipakai. Transmisi manual enam percepatan jadi satu-satunya opsi untuk varian turbo ini. Yang bikin angka-angka itu menarik bukan sekadar performa, melainkan efisiensinya: konsumsi BBM diklaim menembus 25 km/liter, melampaui standar minimum LCGC Indonesia yang hanya 20 km/liter. Bukan angka yang bisa diabaikan begitu saja.

Mesin 1,5 liter naturally aspirated K15C tetap tersedia dengan transmisi manual maupun otomatis 6AT, efisiensinya diklaim antara 20-21 km/liter tergantung varian. Varian CNG juga diperbarui, tangki gas kini dipindah ke bawah bodi sehingga ruang bagasi tak lagi dikorbankan.

Dari sisi tampang, Brezza mendapat wajah baru lewat gril yang didesain ulang, bumper bergaya Victoris dengan rumah lampu kabut segitiga, serta pelek alloy 16 inci dual-tone. Dua warna eksterior baru ditambahkan: Vivacious Orange dan Lustrous Beige. Di dalam kabin, tema hitam-cokelat dengan aksen gloss black menyambut pengemudi, dilengkapi layar sentuh 10,1 inci, kluster instrumen digital, HUD, ambient lighting 64 warna, jok depan berventilasi, pengisi daya nirkabel, hingga panoramic sunroof. Kamera 360 derajat, blind-spot monitoring, rear cross-traffic alert, safe exit warning, dan TPMS masuk sebagai fitur keselamatan aktif. Enam airbag jadi standar di seluruh varian, dan model ini sudah mengantongi rating lima bintang Bharat NCAP untuk perlindungan penumpang dewasa maupun anak-anak.

"Hasil rating lima bintang ini memperkuat kepercayaan konsumen terhadap Brezza, yang telah menjadi SUV kompak terlaris di India sejak 2016," kata Hisashi Takeuchi, Managing Director dan Chief Executive Maruti Suzuki India Limited. Takeuchi menambahkan bahwa perusahaan kini telah menstandarkan enam airbag di 16 model dan 160 varian, memberikan manfaat keselamatan bagi lebih dari 1,6 juta konsumen sepanjang tahun fiskal 2025-2026.

Peluncuran Brezza baru bukan sekadar pembaruan produk. Ini bagian dari strategi yang jauh lebih besar. Partho Banerjee, Senior Executive Officer Marketing and Sales Maruti Suzuki India, menegaskan target pertumbuhan penjualan SUV antara 25 hingga 30 persen pada tahun fiskal 2027, yang berarti volume diperkirakan naik dari sekitar 522.000 unit ke kisaran 653.000-679.000 unit. Penetrasi SUV terhadap total penjualan domestik perusahaan melesat dari 12 persen pada tahun fiskal 2023 menjadi sekitar 30 persen pada kuartal pertama tahun fiskal 2027, dengan pangsa pasar SUV nasional yang kini melewati 20 persen.

"Pertumbuhan ini bukan hanya soal model-model baru, tapi kombinasi Victoris dan merek-merek yang sudah kami bangun," kata Banerjee kepada Business Standard.

Ada masalah lama yang baru mulai diatasi. Penjualan Brezza sebelumnya tertahan di kisaran 15.000 unit per bulan bukan karena kurangnya permintaan, melainkan karena kapasitas produksi yang sesak. Perusahaan bahkan diperkirakan kehilangan potensi penjualan hampir 100.000 unit pada kuartal keempat tahun fiskal 2026 akibat kendala pasokan ini. Angka yang tidak main-main. Pengalihan produksi ke pabrik Kharkhoda, yang kapasitasnya kini sudah mencapai 500.000 unit per tahun setelah fasilitas kedua beroperasi pada Mei lalu, menjadi kunci pemulihan. Satu fasilitas tambahan berkapasitas 250.000 unit dijadwalkan mulai berproduksi pada tahun fiskal 2027, membawa kapasitas total menuju target jangka panjang satu juta unit per tahun.

Bagi pembaca yang berharap Brezza Facelift ini segera mampir ke Indonesia, sabar dulu. Mobil ini dirancang spesifik untuk pasar India. PT Suzuki Indomobil Sales saat ini masih fokus pada Fronx, Grand Vitara, Jimny 3 dan 5 Pintu, serta New XL7 Hybrid untuk lini SUV domestik. Entah kebetulan atau tidak, Brezza bermesin turbo mild hybrid dengan efisiensi setara LCGC itu justru terdengar seperti produk yang paling cocok untuk pasar Indonesia.