RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  ChatGPT Down Global, Jutaan Pengguna Dihadang Erro...

Tekno

ChatGPT Down Global, Jutaan Pengguna Dihadang Error Server 500

ChatGPT mengalami gangguan massal pada Sabtu (25/7/2026), membuat jutaan pengguna di seluruh dunia tidak bisa mengakses layanan dan memicu kehebohan di media sosial X.

Seems chatgpt is down is it globally - Bad gateway - ChatGPT - OpenAI Developer Community

Sabtu sore, jutaan pengguna ChatGPT serentak mendapati layar mereka menampilkan pesan yang sama: server OpenAI gagal memproses permintaan. Bukan satu-dua orang, bukan satu negara. Global.

Pesan errornya gamblang. "The server had an error processing your request. Sorry about that! You can retry your request, or contact us through our help center at help.openai.com. If you keep seeing this error (please include the request ID)." Kode 500 di balik gangguan ini mengindikasikan kegagalan sisi server, bukan masalah koneksi pengguna. Seberapapun tombol retry ditekan, hasilnya tetap sama.

X langsung jadi tempat pengungsian. Ribuan warganet memposting keluhan, dari yang sekadar bertanya "ChatGPT lagi error kah?" sampai yang lebih teknis: "ChatGPT is getting server 500 error. Is it down?" Kehebohan skalanya mencolok, agaknya cerminan betapa dalamnya layanan ini sudah tertanam di rutinitas harian banyak orang.

Satu cuitan sempat viral: "Server ambruk, atau kita akhirnya akan dapat ChatGPT Image 3.0?" Spekulasi soal pembaruan besar memang klasik muncul setiap kali layanan raksasa tiba-tiba limbung, entah kebetulan atau tidak, semacam mekanisme coping tersendiri bagi komunitas pengguna AI.

Hingga berita ini diturunkan, OpenAI belum merilis pernyataan resmi soal akar penyebab gangguan. Tidak ada keterangan teknis, tidak ada estimasi pemulihan. Para pengguna di seluruh dunia hanya bisa menunggu.

Bagi jutaan orang yang mengandalkan ChatGPT untuk pekerjaan, tugas kuliah, hingga riset cepat, beberapa jam tanpa akses terasa lebih berat dari yang semestinya. Pertanyaannya, berapa sering skenario seperti ini akan berulang? Insiden ini bukan sekadar gangguan teknis biasa. Ini pengingat bahwa ketergantungan pada satu titik layanan AI sudah cukup dalam untuk memicu panik global hanya karena satu baris kode error.