Tiba-tiba tidak bisa upload file ke Google Drive padahal rasanya belum menyimpan banyak data? Besar kemungkinan masalahnya bukan di Drive itu sendiri.
Google memberikan kuota gratis 15 GB untuk setiap akun. Tapi jatah itu tidak eksklusif milik Drive. Ruang yang sama dipakai bersama oleh Gmail dan Google Photos dalam satu ekosistem bernama Google One, artinya, ratusan email promosi yang mengendap di inbox, ribuan foto tersinkronisasi otomatis dari ponsel Android, dan dokumen-dokumen di Drive semuanya berebut kapasitas dari satu ember yang sama.
Bukan angka yang besar.
Yang lebih sering bikin frustrasi: pengguna sudah menghapus file, tapi angka kuota tidak bergerak. Ini bukan bug. File yang dihapus tidak langsung lenyap, melainkan parkir dulu di folder Trash selama 30 hari dan tetap dihitung sebagai bagian dari kuota. Sampai folder sampah dikosongkan secara manual, ruang penyimpanan tidak akan benar-benar kembali.
Langkah paling efektif untuk memulai pembersihan: masuk ke menu Storage di Google Drive, sortir file dari ukuran terbesar ke terkecil. File-file jumbo, biasanya video atau arsip lama, langsung terlihat di urutan teratas. Hapus yang tidak diperlukan, lalu buka folder Trash dan pilih 'Empty trash' agar prosesnya benar-benar tuntas. Satu langkah yang kerap dilupakan, padahal justru yang paling menentukan.
Gmail sering jadi tersangka paling tidak terduga. Email berlampirannya gede bisa dilacak dengan mengetik 'has:attachment larger:10MB' di kolom pencarian Gmail. Dari situ, pilih dan hapus pesan yang tidak relevan. Jangan lupa mampir ke folder Spam, karena tumpukan pesan sampah di sana ikut memakan jatah kuota. Opsi 'Delete all spam messages now' menyelesaikannya dalam satu klik.
Google Photos, kalau mau jujur, agaknya kontributor paling masif bagi pengguna yang rajin memotret. Cadangan foto dan video otomatis dari perangkat Android bisa menguras kuota tanpa terasa, apalagi resolusi kamera ponsel terus merayap naik tiap tahun. Pembersihan bisa dilakukan dengan memilih beberapa foto atau video sekaligus, klik ikon tempat sampah, lalu kosongkan Trash di aplikasi tersebut secara terpisah. Perlu dicatat: setiap layanan punya folder sampahnya sendiri.
Satu hal lagi yang jarang dilirik. Google One menyediakan alat pembersihan terintegrasi yang bisa mendeteksi foto duplikat dan email tidak penting secara otomatis. Fitur ini layak dicoba sebelum memutuskan membeli tambahan kuota berbayar.
Pertanyaannya sederhana: sudah berapa lama Anda tidak pernah mengintip isi folder Trash?