RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Google Perluas Iklan Side-by-Side ke Ponsel, YouTu...

Tekno

Google Perluas Iklan Side-by-Side ke Ponsel, YouTube TV Dapat Multiview Kustom

Google mengonfirmasi iklan berdampingan kini hadir di ponsel untuk siaran langsung YouTube, sementara YouTube TV mendapat fitur multiview yang bisa dikustomisasi penuh oleh pengguna.

Keluhan soal iklan YouTube yang membanjiri Reddit ternyata bukan laporan bug. Google sendiri yang mengonfirmasi.

Format iklan berdampingan untuk siaran langsung kini resmi hadir di perangkat seluler, menyusul kehadiran fitur serupa di desktop dan televisi yang sudah berjalan sejak tahun lalu. Pengguna yang selama ini menonton live streaming di ponsel tanpa gangguan visual iklan kini harus bersiap dengan pengalaman yang berbeda.

Caranya begini: saat jeda iklan masuk, video siaran tetap berjalan di layar, tapi iklan muncul bersamaan di sisi lain dalam satu pemutar. Yang dikorbankan adalah audio. Suara siaran langsung dimatikan, digantikan audio iklan selama tayangan berlangsung. Google menyebut ini tindakan yang disengaja, bukan kerusakan sistem.

Bagi sebagian penonton, ini mungkin terdengar seperti kompromi yang masuk akal. Tapi di layar ponsel yang jauh lebih sempit dibanding monitor atau TV, iklan bisa menelan porsi besar dari siaran. Kalau yang sedang ditonton adalah pertandingan olahraga atau siaran berita langsung, momen yang terlewat tidak bisa diputar ulang. Frustrasi yang, agaknya, sudah diantisipasi Google jauh-jauh hari.

YouTube berargumen bahwa format ini lebih ramah penonton ketimbang iklan yang memotong siaran sepenuhnya. Dengan siaran yang tetap berjalan secara visual, penonton tidak kehilangan alur keseluruhan. Setidaknya itu klaim mereka. Klaim yang perlu diuji ketika konteks kontennya sangat bergantung pada audio.

Solusinya? YouTube Premium. Titik.

Di ekosistem YouTube TV, ada kabar yang lebih ramah bagi pengguna. Google mulai menggulirkan pembaruan besar pada fitur Multiview, yang kini bisa dikustomisasi penuh sesuai selera. Sebelumnya, fitur ini hanya menawarkan kombinasi saluran yang sudah ditentukan sistem, hampir selalu terbatas pada konten olahraga.

Pembaruan ini membuka pilihan yang jauh lebih luas. Pengguna bisa merakit sendiri tampilan multi-saluran dari berita, hiburan, hingga film, dalam satu grid. Antarmuka barunya menghadirkan kategori seperti Recommended, Sports, News, Movies, dan Shows, lengkap dengan opsi Add to Multiview untuk menambahkan siaran ke dalam susunan layar.

Fleksibel. Tapi distribusinya masih bertahap dari sisi server, belum semua akun kebagian duluan.

Dua pembaruan ini datang bersamaan, tapi membawa rasa yang berbeda. Satu memperluas kendali pengguna atas pengalaman menonton. Satu lagi memperluas jangkauan iklan ke kanal yang sebelumnya relatif bersih. Bagi Google, keduanya adalah bagian dari strategi yang sama: mengunci posisi YouTube sebagai platform video dominan, dari sisi pengalaman maupun pendapatan.

Pertanyaannya tinggal satu: sampai di mana toleransi pengguna sebelum mereka benar-benar berpaling?