RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Harga Emas Perhiasan Naik Kompak Jumat, Weekend Ma...

Bisnis

Harga Emas Perhiasan Naik Kompak Jumat, Weekend Mayoritas Diam di Tempat

Setelah kompak naik pada Jumat 12 Juni 2026 dengan kenaikan hingga Rp57.000 per gram, harga emas perhiasan di berbagai platform terpantau stabil sepanjang akhir pekan. Di Palembang, pergerakannya justru lebih variatif antar toko.

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 12 Juni 2026, Cek Update-nya - Halaman all

Jumat kemarin jadi hari yang lumayan melegakan bagi pemegang emas perhiasan. Harga bergerak naik serentak di tiga platform utama, Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas, dengan kenaikan yang cukup terasa, terutama di segmen 24 karat.

Laku Emas mencatat kenaikan paling agresif untuk emas 24 karat: Rp57.000 per gram, mendarat di Rp2.281.000. Raja Emas Indonesia tidak jauh ketinggalan, naik Rp50.000 ke level Rp2.290.000 per gram untuk karat yang sama. Kenaikan merata di hampir semua kadar, dari 12 hingga 24 karat. Emas 18 karat Raja Emas, misalnya, terkerek Rp38.000 menjadi Rp1.534.000 per gram.

Hartadinata Abadi punya segmen tersendiri yang patut dicermati. Emas 22 karat mereka dibanderol Rp2.649.000 per gram, jauh di atas harga 22 karat di Raja Emas dan Laku Emas yang berkisar Rp1.873.000. Selisihnya besar, dan ini bukan anomali, tiap platform punya struktur biaya produksi dan margin yang berbeda. Pada Jumat, Hartadinata membukukan kenaikan Rp34.000 untuk karat 22 dan Rp31.000 untuk karat 20.

Masuk Sabtu, momentum itu berhenti. Seluruh harga di ketiga platform tercatat stabil tanpa perubahan. Tapi ada pergeseran kecil yang agaknya luput dari radar: pada Minggu 14 Juni, beberapa harga Raja Emas berbeda dari posisi Sabtu. Emas 24 karat naik tipis dari Rp2.290.000 ke Rp2.305.000, meski sumber resmi mencatatnya "stabil". Bisa jadi penyesuaian teknis, bisa jadi ada update harga acuan yang masuk akhir pekan. Laku Emas pun serupa, angka 24 karatnya bergeser dari Rp2.281.000 ke Rp2.294.000 di Minggu, tanpa ada keterangan perubahan.

Di Palembang, ceritanya lebih berwarna. Dua arah berbeda di hari yang sama. Toko Laris di Pasar 16 memangkas harga Rp50.000 pada Sabtu, dengan cincin emas 22 karat bertengger di Rp14,7 juta per suku. Sebaliknya, Toko Anda justru menaikkan harga Rp100.000 menjadi Rp14,3 juta per suku untuk semua jenis perhiasan, sudah termasuk upah penjualan dengan potongan 4 persen dari harga emas harian. Itulah realita pasar perhiasan lokal yang jarang masuk liputan.

Apa yang menggerakkan semua ini? Faktor klasik yang tidak berubah: nilai tukar rupiah, tensi geopolitik global, kebijakan bank sentral soal cadangan emas. Ketegangan antara AS, China, dan Rusia yang belum juga reda tetap jadi variabel yang menghantui harga emas global, efeknya merambat sampai ke etalase toko di Palembang sekalipun.

Bagi investor ritel yang masih ragu, catatan dari pasar lokal Palembang cukup relevan: ini bukan rekor tertinggi sepanjang sejarah. Kalau baru pertama kali masuk, mulai dari pecahan kecil, 0,5 gram atau 1 gram, jauh lebih masuk akal ketimbang langsung terjun di gramasi besar saat harga sedang di level seperti sekarang.