RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  KAI Uji Dua Kereta Nusantara Explorer, Luxury Slee...

Bisnis

KAI Uji Dua Kereta Nusantara Explorer, Luxury Sleeper Train Buatan Balai Yasa Surabaya

PT Kereta Api Indonesia mulai menguji dua unit Nusantara Explorer, kereta luxury sleeper train yang dikembangkan di Balai Yasa Surabaya Gubeng dengan konsep kabin tidur privat, Grand Restaurant, dan sentuhan budaya Nusantara.

KAI Uji Nusantara Explorer, Kereta Mewah dengan Konsep Luxury Sleeper

Dua dari 12 kereta dalam rangkaian Nusantara Explorer sudah menjalani uji statis dan uji dinamis di lintas Surabaya Gubeng-Lamongan pulang-pergi. Ini bukan peluncuran. Ini babak awal dari ambisi PT Kereta Api Indonesia (Persero) membangun luxury sleeper train yang selama ini hanya ada di imajinasi penumpang kereta Indonesia, semacam Orient Express versi lokal, tapi dibuat sendiri.

Seluruh proses pengerjaan dipusatkan di Balai Yasa Surabaya Gubeng. Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengonfirmasi konstruksinya sudah hampir tuntas. "Sebagian besar sudah selesai," kata Bobby kepada Liputan6.com, Jumat (24/7/2026). Soal detail fasilitas dan jadwal peluncuran, ia masih menutup rapat. "Tunggu saja kejutannya," ujarnya.

Pengujian dua kereta pertama ini murni evaluasi teknis. Uji statis memeriksa fungsi sistem dan fasilitas dalam kondisi berhenti; uji dinamis mengukur kestabilan, pengereman, kelistrikan, dan performa fasilitas pendukung saat kereta melaju. Hasilnya jadi pijakan penyempurnaan sebelum 10 kereta sisanya dikerjakan.

"Dari rencana pengembangan rangkaian yang terdiri atas 12 kereta, saat ini dua kereta telah menyelesaikan tahap pengerjaan interior serta menjalani uji statis dan dinamis. Hasil pengujian akan menjadi bahan evaluasi untuk proses penyempurnaan berikutnya," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba dalam rilis resmi, Jumat (24/7/2026).

Rangkaian final Nusantara Explorer dirancang memuat kereta kabin tidur, Grand Restaurant, lounge, dan kereta pendukung operasional. Tiga kelas kabin disiapkan: Signature Class dengan ruang paling luas dan privasi penuh, Advance Class yang memadukan kenyamanan dan efisiensi tata ruang, serta Compact Class yang ringkas tanpa memangkas kenyamanan maupun ruang penyimpanan. Spektrum yang, kalau boleh jujur, agaknya sengaja dirancang agar segmen premium dari berbagai tebal dompet bisa masuk.

Grand Restaurant dalam rangkaian ini bukan gerbong makan konvensional. Konsepnya lebih personal, dengan penataan meja, pencahayaan tersendiri, dan ruang makan privat. Lounge-nya dilengkapi kursi santai, bar, piano, sistem audio, plus jendela lebar yang menjadikan lanskap sebagai bagian dari pengalaman perjalanan. Rp0 untuk pemandangan, tapi tidak untuk tiketnya nanti.

Soal interior, KAI memilih pendekatan neoklasik dengan material bernuansa hangat dan pencahayaan lembut. Yang membedakan: integrasi motif budaya Indonesia, dari wayang kulit, Batik Lasem, Sekar Jagad, hingga motif Bali, diterapkan pada elemen dekoratif dan pilihan warna. "Identitas budaya Indonesia menjadi bagian dari konsep pengalaman Nusantara Explorer. Ruang, motif, kuliner, dan pelayanan dikembangkan agar pelanggan dapat merasakan karakter Nusantara selama perjalanan," jelas Anne.

Rute, jadwal, tarif, dan waktu operasional belum diumumkan. KAI menegaskan semuanya baru akan dibuka setelah seluruh pengembangan, pengujian, pemeriksaan, dan persiapan layanan benar-benar rampung. Klaim yang masuk akal, tapi patut dicermati, mengingat proyek kereta premium semacam ini kerap memerlukan penyesuaian panjang sebelum penumpang pertama naik. Pertanyaannya bukan apakah Nusantara Explorer akan selesai, tapi seberapa cepat KAI bisa membuktikan bahwa perjalanan darat kelas atas layak bersaing dengan lounge bandara.