RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Paddleboarder Selamatkan Turis dari Maut di Pantai...

Internasional

Paddleboarder Selamatkan Turis dari Maut di Pantai Coogee Sydney

Seorang turis perempuan diserang hiu besar saat berenang di Pantai Coogee, Sydney, pada Sabtu (13/6/2026). Peselancar paddleboard elite Charlie Verco menjadi pahlawan di tengah kepanikan massal yang memaksa penutupan belasan pantai selama 24 jam.

Seorang perenang wanita mengalami cedera serius setelah digigit hiu di dekat pantai Australia.

Sabtu sore di Pantai Coogee, Sydney, berubah jadi mimpi buruk dalam hitungan detik. Seorang turis perempuan berusia 35 tahun diserang seekor hiu berukuran sekitar 3,5 meter saat berenang hanya 30 meter dari garis pantai. Bercak darah menyebar di air. Puluhan saksi mata panik di tepi pantai.

Yang menariknya bukan siapa yang datang pertama kali, melainkan siapa yang justru kebetulan ada. Charlie Verco, atlet paddleboard North Bondi yang tengah mempersiapkan diri untuk kejuaraan dunia di Hawaii bulan Juli, sedang latihan rutin di kawasan itu saat situasi mulai memanas. Dia melihat tiga orang berada di dekat bayangan abu-abu besar di bawah air. Beberapa perenang bahkan mencoba naik ke atas papannya yang panjangnya 5,5 meter.

Awal mulanya, Verco belum baca situasi sebagai darurat. Sebagai penjaga pantai terlatih, dia menilai gerak hiu itu sebatas rasa penasaran. "Saya memahami perilaku hiu dan saat itu terlihat mereka hanya penasaran, bukan agresif," katanya, dikutip dari The Guardian. Dia segera memberi isyarat ke penjaga pantai di darat agar membunyikan alarm dan mulai mengosongkan perairan. Tapi hitungan menit berikutnya mengubah segalanya.

"Lalu perempuan lain mulai menjerit. Saat itu, saya bisa melihat dia diseret sesuatu... ada banyak darah di air, itu sangat mengejutkan," kata Verco. Hiu muncul ke permukaan, sirip punggungnya terlihat jelas. Soal ukurannya, Verco cuma punya satu pembanding: "Saya cuma pernah melihat satu hiu yang lebih besar dari itu, yakni hiu macan di Hawaii."

Korban sempat hilang sebentar di bawah permukaan sebelum muncul kembali setelah hiu melepaskan gigitannya. Verco berhasil membuat perempuan itu berpegangan pada papannya. Tidak lama, cengkramannya melemah. Korban diduga kehilangan kesadaran. "Saya harus mencoba memeganginya dengan satu tangan dan terus mendayung ke arah pantai dengan tangan yang lain," ujarnya. Tiga hingga lima menit perjalanan ke tepi pantai. Terasa seperti selamanya.

Sesampainya di bagian dangkal, beberapa orang di tepi langsung turun membantu membawa korban ke darat. Tim ambulans New South Wales membawa perempuan itu ke Rumah Sakit St Vincent's. Inspektur Mike Corlis dari layanan ambulans setempat menyebut korban menderita cedera serius pada lengan dan kaki, dan diprediksi membutuhkan beberapa kali operasi. Sabtu malam, kondisinya kritis.

Dampak insiden ini langsung terasa di sepanjang pesisir Sydney. Surf Life Saving New South Wales (SLSNSW) menutup seluruh pantai dari Bondi hingga Maroubra selama 24 jam penuh. Bukan keputusan ringan. Menurut Chief Executive SLSNSW Steve Pearce, ini sudah insiden serius keempat terkait hiu di perairan Sydney sejak September 2025. "Kami menyampaikan doa dan harapan terbaik kami kepada perempuan yang terlibat dan keluarganya, setelah insiden hiu mengerikan lainnya di garis pantai kami," kata Pearce.

Empat insiden dalam kurang dari setahun. Apakah ini pola baru, atau sekadar kebetulan yang berulang terlalu sering? Agaknya otoritas setempat mulai punya pertanyaan yang sama.