RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Paus Leo XIV di Spanyol: Resmikan Menara Sagrada F...

Internasional

Paus Leo XIV di Spanyol: Resmikan Menara Sagrada Familia, Diangkat Anggota Kehormatan Real Madrid

Kunjungan Paus Leo XIV ke Spanyol menjadi perjalanan bersejarah ganda: meresmikan menara Yesus di Sagrada Familia dan mendapat gelar anggota kehormatan dari Real Madrid.

Paus Leo

Kunjungan Paus Leo XIV ke Spanyol pekan lalu bukan lawatan pastoral biasa. Dalam hitungan hari, dua momen bersejarah terukir sekaligus.

Di Barcelona, Senin malam, ribuan umat menyaksikan pemandangan yang belum pernah ada sebelumnya. Leo XIV secara resmi meresmikan menara Yesus di Basilika La Sagrada Familia, karya monumental Antoni Gaudí yang pembangunannya dimulai lebih dari satu abad lalu. Peresmian dilakukan dalam dua bahasa, Catalan dan Spanyol, dalam seremoni yang dihadiri Raja Felipe VI dan Ratu Letizia beserta sejumlah pejabat pemerintah. Misa khidmat mendahului momen puncak malam itu: pencahayaan baru kuil dinyalakan untuk pertama kalinya, ratusan drone membentuk sosok tubuh Gaudí di langit malam Barcelona, lengkap dengan kutipannya yang ikonik, "primer l'amor, després la tècnica" (cinta pertama, lalu teknik). Momentum ini juga bertepatan dengan peringatan 100 tahun kematian sang arsitek. Perayaan ganda yang agaknya tak mungkin terulang dalam generasi yang sama.

Sebelum menara itu resmi menyala, Leo XIV menjalani hari yang padat. Ia mengunjungi penjara Brians 1, menghadiri Rosario di Biara Montserrat, lalu bertemu langsung dengan kelompok rentan di kawasan Raval sebelum tiba di Sagrada Familia dengan mobil kepausan yang menembus kerumunan warga.

Dari Barcelona, perjalanan berlanjut ke Madrid. Kisahnya mengambil warna berbeda di sini. Ketika ditanya soal preferensi antara Real Madrid dan FC Barcelona, Leo XIV menjawab lugas di dalam pesawat: "Itu mudah. Paus mendukung semua tim, tetapi Prevost mendukung Real Madrid." Robert Prevost adalah nama asli sang paus sebelum terpilih memimpin Gereja Katolik Roma. Rekaman itu menyebar cepat setelah Real Madrid membagikannya lewat kanal resmi klub.

Senin, 8 Juni, Leo XIV mengunjungi Stadion Santiago Bernabéu. Di hadapan puluhan ribu hadirin, ia berpidato dan bertemu Presiden Real Madrid Florentino Pérez, yang menyerahkan kepadanya kaos putih bersih bertuliskan nama "Prevost". Bukan nomor bintang lapangan. Nama yang kini melekat di dada jutaan umat.

Tiga hari berselang, pada Kamis 11 Juni, Dewan Direksi Real Madrid bersidang dan mengambil keputusan yang tidak biasa. Leo XIV resmi diangkat sebagai anggota kehormatan klub, penghargaan tertinggi yang bisa diberikan Los Blancos kepada seseorang di luar lapangan. "Kunjungan beliau ke Stadion Santiago Bernabéu pada 8 Juni 2026 merupakan suatu kehormatan bagi Real Madrid dan akan selamanya menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam sejarah kami," demikian pernyataan resmi klub. Dalam pernyataan yang sama, Los Blancos menyebut Leo XIV sebagai "sosok universal yang mewakili miliaran orang serta mempromosikan perdamaian, solidaritas, dan keadilan di dunia."

Dua peristiwa ini, entah kebetulan atau tidak, seperti cermin dari pengaruh seorang pemimpin spiritual yang sudah lama melampaui batas-batas gereja. Peresmian menara basilika paling terkenal di dunia di satu sisi, pengangkatan sebagai anggota kehormatan klub sepak bola tersukses di Eropa di sisi lain. Bagi jutaan penggemar Real Madrid yang juga Katolik, momen ini sulit dijelaskan tapi mudah dirasakan.