RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Pesawat Penerjun Payung Jatuh di Missouri, 12 Tewa...

Internasional

Pesawat Penerjun Payung Jatuh di Missouri, 12 Tewas

Sebuah pesawat berpenumpang 12 orang jatuh dan terbakar sesaat setelah lepas landas dari Bandara Memorial Butler di Missouri, menewaskan seluruh penumpang yang hendak melakukan terjun payung.

Pesawat Bawa Atlet Terjun Payung Jatuh di Kansas, 12 Orang Tewas

Dua belas nyawa habis sekaligus di sebuah ladang pinggir bandara kecil di Missouri, Minggu (15/6), ketika pesawat jenis Pacific Aerospace P750 yang membawa rombongan penerjun payung jatuh dan terbakar sesaat setelah lepas landas dari Bandara Memorial Butler, Bates County.

Pesawat kehilangan kendali sekitar pukul 11:30 waktu setempat, atau sekitar 16:35 GMT (23:35 WIB), lalu menghantam ladang di area sekitar bandara. Petugas pemadam berhasil memadamkan api tak lama setelah kejadian. Tapi tidak ada yang bisa diselamatkan. Seluruh penumpang tewas di tempat.

Sersan Patroli Jalan Raya Missouri, Justin Ewing, menyebut pemandangan di lokasi sebagai sesuatu yang "brutal." Ia mengonfirmasi pesawat itu memang dipakai untuk keperluan terjun payung. "Pesawat itu mendarat di ladang yang berdekatan dengan bandara," kata Ewing. Identitas para korban belum dirilis saat berita ini diturunkan.

12 orang. Tidak ada yang tersisa.

Sheriff Bates County, Chad Anderson, langsung menetapkan insiden ini sebagai peristiwa dengan korban jiwa massal. Kepada publik, Anderson memastikan kecelakaan ini tak ada sangkut-pautnya dengan terorisme maupun tindak kriminal. "Pesawat tersebut lepas landas, dan pada suatu titik kemudian terjatuh," katanya. "Kemungkinan ini sebuah kecelakaan." Bandara dan jalan tol di sekitar lokasi akan ditutup setidaknya dua hari untuk penyelidikan.

Otoritas Penerbangan Federal AS (FAA) mengonfirmasi tipe pesawat serta jumlah korban, sekaligus menyatakan bahwa mereka tidak memberikan layanan kendali lalu lintas udara kepada pesawat itu saat kejadian berlangsung. Wajar, sebetulnya: pesawat sekelas ini memang lazim beroperasi tanpa pengawasan ATC di bandara-bandara rural Amerika.

Pertanyaannya, berapa banyak yang tak terungkap dari menit-menit sebelum pesawat itu terangkat dari landasan?

Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) sudah turun ke lokasi dan akan memimpin penyelidikan resmi. Penyebab pasti belum diketahui, dan proses investigasi bisa memakan waktu berbulan-bulan. Apakah ada tanda-tanda masalah teknis sebelum lepas landas, atau musibah ini datang tanpa peringatan sama sekali, kalau data awal bisa dipercaya, kita mungkin baru tahu setelah penyelidikan tuntas.