RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  PSAB Tebar Dividen Rp793,8 Miliar, tapi Baca Dulu...

Bisnis

PSAB Tebar Dividen Rp793,8 Miliar, tapi Baca Dulu Dari Mana Labanya

J Resources Asia Pasifik membagikan dividen interim Rp793,8 miliar dengan yield 5,35%, meski lonjakan laba 803% tersebut ditopang pos-pos non-operasional yang tak akan berulang.

PSAB Menebar Dividen Interim Rp 793,8 Miliar

Angka 803,45 persen memang bikin kepala menoleh. Sepanjang semester I 2026, PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) membukukan laba bersih USD177,89 juta, melejit dari USD19,69 juta di periode yang sama tahun lalu. Manajemen pun langsung tancap gas: dividen interim Rp793,8 miliar disiapkan untuk pemegang saham, setara Rp30 per saham.

Berdasar harga penutupan 7 September 2026 di level Rp560, dividen yield yang ditawarkan PSAB mencapai sekitar 5,35 persen. Bukan angka yang bisa diabaikan, terutama bagi yang sedang mencari instrumen dengan imbal hasil lebih pasti. Keputusan ini direstui dewan komisaris pada 3 September 2026, dengan cum date pasar reguler 15 September, recording date 17 September, dan pembayaran dijadwalkan 29 September.

Nah, dari mana datangnya laba segitu?

Pos yang paling mencolok: keuntungan dari pelepasan entitas anak sebesar USD298,59 juta, dari nihil di tahun lalu. Tanpa angka ini, gambaran kinerja operasional PSAB jauh lebih sederhana. Penjualan memang tumbuh 14,49 persen menjadi USD160,63 juta, dan beban pokok penjualan menyusut drastis dari USD52,3 juta menjadi USD18,94 juta, sehingga laba kotor mekar ke USD141,68 juta. Secara operasional, ada perbaikan nyata.

Tapi ada beban yang ikut membengkak dan agaknya luput dari sorotan. Amortisasi dan penghapusan aset dihajar lonjakan ke USD105,57 juta dari sebelumnya hanya USD7,54 juta. Kerugian penurunan nilai aset tetap ikut naik ke USD59,57 juta. Beban umum dan administrasi terkerek dari USD29,53 juta menjadi USD46,43 juta. Write-off jumbo ini, yang sebagian besar dikaitkan dengan aset tambang di Malaysia, menjadi kontra-narasi yang patut dicermati investor sebelum terlalu terbuai oleh headline laba.

Lompatan laba PSAB semester ini bukan sepenuhnya cerminan mesin bisnis yang tiba-tiba berlari kencang. Sebagian besar ditopang transaksi satu kali dari divestasi anak usaha. Sifatnya tidak berulang. Laba per saham dasar memang terkerek ke USD0,0067 dari USD0,0007, tapi pertanyaannya: berapa yang tersisa kalau pos satu kali itu dikupas?

Total ekuitas PSAB tercatat USD435,5 juta, dengan saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar USD186,37 juta. Ruang untuk membagikan dividen interim memang ada secara hukum maupun finansial, bukan aksi korporasi dadakan tanpa landasan.

Yield 5,35 persen dengan cum date 15 September di pasar reguler adalah peluang yang nyata dan terhitung bagi investor ritel. Kalau tujuannya hold jangka menengah, entah kebetulan atau tidak, kinerja paruh kedua akan menjadi ujian sesungguhnya dari bisnis inti emiten tambang emas ini.