RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Internasional  ›  Putin Mau Duduk dengan Zelensky, tapi Satu Syarat...

Internasional

Putin Mau Duduk dengan Zelensky, tapi Satu Syarat Ini Jadi Ganjalan

Kremlin membuka pintu pertemuan Putin-Zelensky, tapi mensyaratkan agenda tunggal: penyelesaian kesepakatan damai. Kyiv dinilai belum tunjukkan kemauan politik.

Kyiv yang meminta, Moskow yang memasang syarat.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menegaskan Vladimir Putin pada dasarnya bersedia bertemu langsung dengan Volodymyr Zelensky, tapi dengan satu kondisi yang tidak bisa ditawar: pertemuan itu harus punya tujuan konkret, yakni menyelesaikan kesepakatan untuk mengakhiri perang.

"Yang terpenting adalah harus ada alasan untuk bertemu, dan pertemuan itu harus produktif. Itu hanya dapat dilakukan untuk tujuan menyelesaikan kesepakatan," ujar Peskov, seperti dikutip Reuters, Kamis (23/4).

Pernyataan ini muncul bukan dari ruang hampa. Sehari sebelumnya, Menteri Luar Negeri Ukraina Andrii Sybiha mengungkapkan bahwa Kyiv telah meminta Turki menjadi tuan rumah pertemuan kedua pemimpin demi membahas perundingan damai. Permintaan yang, sejauh ini, belum mendapat respons resmi dari Ankara.

Turki bukan nama baru di sini. Presiden Recep Tayyip Erdogan sudah lebih dulu menyatakan kepada Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte bahwa ia tengah berupaya menghidupkan kembali negosiasi Rusia-Ukraina dan mempertemukan kedua pemimpin. Bak gayung bersambut, setidaknya dari sisi niat.

Tapi niat saja tidak cukup.

Peskov menambahkan bahwa pertemuan semacam itu juga butuh persiapan matang dan, yang lebih krusial, kemauan politik dari "rezim Kyiv", frasa yang ia pilih sendiri. "Dan untuk saat ini, kami tidak melihat kemauan politik seperti itu," tegasnya.

Sepanjang konflik yang kini memasuki tahun keempat, Kremlin konsisten menyebut operasinya sebagai "operasi militer khusus", dengan tujuan yang diklaim untuk memastikan kepentingan vital Rusia sekaligus melindungi diri dari serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi dan target lainnya.

Peskov juga menyebut Rusia siap menggelar pembicaraan baru dengan negosiator Amerika Serikat kapan saja, bahkan "besok" sekalipun. Sinyal yang agaknya lebih ditujukan ke Washington ketimbang ke Kyiv.

Putin sendiri, kata Peskov, sudah menyatakan kesiapannya bertemu di Moskow, kapan pun. Pertanyaannya: apakah Zelensky mau datang ke Moskow dengan agenda yang sepenuhnya ditentukan tuan rumah?