RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Remake Ocarina of Time Resmi Diumumkan untuk Switc...

Tekno

Remake Ocarina of Time Resmi Diumumkan untuk Switch 2, Grafis Realistis Tapi Tanpa Tanggal Pasti

Nintendo akhirnya mengonfirmasi remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time untuk Switch 2 lewat teaser singkat di Nintendo Direct, dengan grafis realistis dan akting suara, meski detail rilis masih minim.

Jadwal Mobile Legends Mid Season Cup 2026 di Esports World Cup Paris dengan format pertandingan baru

Rumor yang beredar selama berbulan-bulan akhirnya terkonfirmasi. Nintendo resmi mengumumkan remake The Legend of Zelda: Ocarina of Time untuk Switch 2 lewat Nintendo Direct, dan reaksi komunitas gaming global hari ini bisa disimpulkan dalam satu kata: geger.

Teaser-nya singkat, hanya beberapa detik. Tapi cukup. Grafis yang tampak realistis, akting suara yang tidak pernah ada di game orisinal, plus potongan visual yang menceritakan ulang kisah Kokiri dan Pohon Deku Besar melalui karya seni kain. Ada satu detail kecil yang langsung jadi bahan debat keras di komunitas: Triforce of Courage sudah berkilauan di tangan Link sejak awal, sesuatu yang secara kanonik tidak terjadi seperti itu di game aslinya.

Nintendo memilih tidak menambahkan subtitle atau label "Remake" pada judulnya. Nama resminya tetap The Legend of Zelda: Ocarina of Time, titik. Langkah branding yang agaknya disengaja, seolah Nintendo ingin menegaskan ini bukan sekadar versi lain dari game lama, melainkan karya yang berdiri sendiri.

Soal rilis, Nintendo mengonfirmasi game ini meluncur di Switch 2 pada akhir 2026. Posisi yang hampir pasti disiapkan sebagai amunisi besar untuk musim Natal. Detail lebih lanjut, termasuk harga, konten baru, dan cuplikan gameplay sesungguhnya, belum diungkap sama sekali. Pelit informasi, memang.

Bukan kali pertama Ocarina of Time mendapat perlakuan remake. Versi 3DS dirilis lebih dari satu dekade lalu dan diterima sangat baik. Game ini juga sudah pernah di-porting ke Wii, Wii U, dan Switch via layanan Nintendo Switch Online. Tapi apa yang diperlihatkan dalam teaser kali ini jelas berbeda kaliber, setidaknya dari sisi visual.

Konteksnya mudah dipahami. Breath of the Wild dan Tears of the Kingdom dipisahkan lebih dari enam tahun, dan keduanya bahkan berbagi engine serta sebagian besar peta yang sama. Artinya, game Zelda 3D original berikutnya masih sangat jauh. Nintendo butuh sesuatu yang besar untuk mengisi kekosongan itu, dan Ocarina of Time, yang sejak 1998 konsisten dinobatkan sebagai salah satu video game terbaik yang pernah dibuat, adalah pilihan yang sulit dibantah. Bak kartu truf yang disimpan bertahun-tahun, dan baru sekarang dilempar ke meja.

Pertanyaan yang belum terjawab justru yang paling menarik. Apakah remake ini hanya pembaruan visual, atau Nintendo juga menyisipkan konten baru? Dan apakah Majora's Mask, sekuel spiritual Ocarina yang dulu ikut di-remake untuk 3DS, sedang dalam antrian berikutnya? Nintendo diam. Untuk saat ini, komunitas hanya bisa menebak-nebak sambil memutar ulang teaser itu berkali-kali.