Banyak smartwatch bisa memberi tahu kamu sudah berapa langkah hari ini. Tapi berapa banyak yang sanggup bilang kapan kamu sebaiknya berhenti?
Samsung rupanya melihat celah itu. Galaxy Watch Ultra2 bukan pembaruan kosmetik semata. Chipset Snapdragon Wear Elite yang tertanam di dalamnya menghadirkan peningkatan performa CPU hingga 32% dan GPU 19% dibanding generasi sebelumnya. Cukup untuk memastikan navigasi dan transisi antarfitur Samsung Health berjalan tanpa hambatan saat kamu sedang tersengal-sengal di tengah jalur trail.
Soal layar, angka 5.000 nit bukan klaim marketing belaka. Naik 67% dari Galaxy Watch Ultra pertama, artinya display tetap terbaca di bawah terik matahari yang paling brutal sekalipun. Baterai 800mAh menyusul dengan peningkatan 35% dibanding pendahulunya. Casing titanium kini 12% lebih tipis, strapnya 26% lebih ringan. Kalau data ini bisa dipercaya penuh, ini lompatan yang lumayan besar untuk satu siklus produk.
Buat para trail runner, fitur yang paling relevan agaknya adalah Trail Run mode. Dalam satu tampilan, pengguna bisa memantau rute, profil ketinggian, perkiraan waktu tempuh, dan kemajuan pendakian secara bersamaan. Nutrition Alert melengkapinya dengan rekomendasi hidrasi berdasarkan estimasi cairan yang hilang selama aktivitas. Bukan sekadar angka detak jantung yang mengambang tanpa konteks.
Tipe Sultan, MX Product Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia, menyatakan bahwa smartwatch seharusnya tidak berhenti pada sekadar mencatat data kesehatan, melainkan mampu mengubah data tersebut menjadi wawasan yang membantu pengguna mengambil keputusan lebih tepat di setiap aktivitas. Ia menambahkan bahwa melalui Galaxy Watch Ultra2, Samsung menghadirkan pengalaman kesehatan berbasis AI yang membantu pengguna memahami kesiapan tubuh, menjaga kinerja, serta membangun kebiasaan hidup lebih sehat, sehingga mereka bisa menikmati setiap aktivitas outdoor dengan rasa percaya diri lebih tinggi.
Untuk penyelam, Samsung menggandeng Mares mengembangkan fitur Diving yang mencatat kedalaman, durasi, dan suhu air secara langsung. Ketahanannya serius: sertifikasi IP69K, 10 ATM, plus sertifikat EN13319 yang memang dirancang khusus untuk penggunaan di dalam air. Bukan sekadar tahan percikan.
Empat fitur kesehatan berbasis AI menjadi inti Galaxy Watch Ultra2. Daily Cardio Load membantu memantau beban latihan harian sekaligus memberi panduan pemulihan. Fitness Index melacak perkembangan kebugaran jangka panjang. Vitals bekerja saat tidur, mendeteksi perubahan dari baseline kesehatan pengguna. Semacam early warning system bagi tubuh. Heart Health Score merangkum kondisi kardiovaskular dalam satu angka, lengkap dengan rekomendasi gaya hidup personal.
Pertanyaannya, berapa lama fitur-fitur ini benar-benar dipakai pengguna setelah euforia unboxing reda?
Semua berjalan di Samsung Health dengan One UI Watch 9, menggunakan Computational Design berbasis AI yang dilatih dari jutaan titik data biometrik untuk meningkatkan kenyamanan pemakaian.
Pre-order Galaxy Watch Ultra2 dan Galaxy Watch9 dibuka mulai 22 Juli hingga 13 Agustus 2026. Informasi harga lengkap tersedia di samsung.com/id. Sudah siap bayar premi untuk smartwatch yang mau repot-repot menjelaskan data kesehatanmu sendiri?