RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  Spyro: A Realm Beyond Diumumkan, Meluncur di Semua...

Tekno

Spyro: A Realm Beyond Diumumkan, Meluncur di Semua Platform Musim Semi 2027

Toys for Bob resmi mengumumkan Spyro: A Realm Beyond di Xbox Games Showcase, membawa naga ungu kembali dengan mekanisme penerbangan baru dan dunia yang lebih luas, meluncur ke semua platform besar musim semi 2027.

Spyro: A Realm Beyond diumumkan di Xbox Games Showcase, diluncurkan pada musim semi 2027

Hampir dua dekade penantian, dan pengumumannya akhirnya datang juga. Spyro: A Realm Beyond resmi diungkap di Xbox Games Showcase, dikembangkan oleh Toys for Bob, studio yang sebelumnya menggarap Spyro: Reignited Trilogy dan melepaskan diri dari Activision pada 2024 untuk kembali beroperasi sebagai pengembang independen.

Pengumuman ini bukan sekadar konfirmasi keberadaan game. Toys for Bob memastikan A Realm Beyond dibangun di atas Unreal Engine, dengan mekanisme "penerbangan aktif" sebagai salah satu pilar gameplay utamanya. Spyro bukan lagi sekadar meluncur pendek dari satu platform ke platform lain seperti di trilogi klasik. Pemain kini bisa menyelam untuk menambah kecepatan, menyemburkan bola api ke tumpukan jerami guna menciptakan arus naik, lalu melesat kembali ke langit sambil mengepakkan sayap demi menambah ketinggian. Kompleks? Iya. Dan tampaknya memang begitu yang dituju.

Soal struktur dunianya, Toys for Bob sengaja menghindar dari konfirmasi apakah ini benar-benar open world, tapi trailer yang ditampilkan agaknya sudah berbicara sendiri. Level-level sempit ala platformer lawas tampaknya ditinggalkan, diganti ruang yang jauh lebih luas. Kalau dibandingkan dengan Crash Bandicoot 4: It's About Time, yang notabene juga buatan Toys for Bob, pendekatan A Realm Beyond terasa seperti lompatan filosofis yang cukup jauh, bak gayung bersambut antara ambisi studio dan teknologi yang kini mereka kuasai.

Studio memosisikan game ini sebagai "titik masuk baru" bagi pemain yang belum pernah menyentuh seri Spyro, sekaligus "penuh warisan" bagi penggemar lama. Musuh yang dihadapi Spyro dikonfirmasi sebagai ancaman baru, bukan Malefor atau Ripto yang sudah familiar. Tidak ada tanda-tanda Sparx atau karakter pendukung lainnya di trailer. Fokus game ini, kata Toys for Bob, murni pada Spyro sendiri.

Satu hal yang pasti bikin nostalgia membuncah: Tom Kenny kembali mengisi suara sang naga. Kenny, yang lebih dikenal publik luas sebagai suara SpongeBob SquarePants, sebelumnya memerankan naga ungu ini di tiga game orisinal Insomniac pada akhir 90-an hingga awal 2000-an. Wajar kalau Toys for Bob menariknya kembali justru di momen yang mereka sebut sebagai kelahiran kembali karakter ini.

Dari sisi bisnis, struktur rilis game ini patut dicermati. Meski Toys for Bob kini independen, Activision, dan dengan ekstensi Xbox Game Studios, tetap jadi publisher. Game ini akan hadir di PC lewat Steam, Xbox PC, Xbox Series X/S, Xbox Cloud, PS5, dan Nintendo Switch 2, plus masuk katalog Game Pass sejak hari pertama. Fitur Xbox Play Anywhere juga dikonfirmasi aktif.

Pertanyaan yang menggantung, dan ini bukan pertanyaan kecil: apakah ini terakhir kalinya Toys for Bob menggarap franchise Crash atau Spyro? Perjanjian dengan Activision tampaknya hanya mencakup proyek ini. Kalau Xbox semakin serius dengan strategi eksklusif, bisa jadi A Realm Beyond menjadi penutup babak multi-platform untuk kedua franchise tersebut, setidaknya itu skenario yang kini beredar di kalangan pengamat industri. Seberapa laku game ini di ekosistem Xbox dan platform lainnya akan sangat menentukan jawabannya.

Musim semi 2027. Tandai kalender.