RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Tekno  ›  vivo X Fold 6: Foldable Pertama di Dunia dengan Di...

Tekno

vivo X Fold 6: Foldable Pertama di Dunia dengan Dimensity 9500 Super Edition

vivo siap meluncurkan X Fold 6 dengan chipset MediaTek Dimensity 9500 Super Edition yang dikembangkan khusus selama dua tahun untuk smartphone lipat, membawa kamera 200 MP dan baterai jumbo 6.900 mAh.

vivo X Fold 6 Jadi Lawan Galaxy Z Fold, Ini Daftar Spesifikasinya - Teknologi

Kabar dari vivo menjelang akhir Juni ini cukup mengejutkan segmen foldable: X Fold 6 dikonfirmasi menjadi smartphone lipat pertama di dunia yang menggunakan MediaTek Dimensity 9500 Super Edition, chipset yang bukan sekadar varian biasa dari lini Dimensity 9500.

Yang bikin ini berbeda dari upgrade generasional biasa adalah latar belakang pengembangannya. MediaTek dan vivo ternyata sudah berkolaborasi menggarap chipset versi khusus ini sejak dua tahun lalu, dengan satu tujuan spesifik: membangun platform yang benar-benar dioptimalkan untuk form factor foldable, bukan sekadar memindahkan chip yang sama dari slab phone ke perangkat lipat. Hasilnya, menurut klaim vivo, adalah chipset dengan performa AI 111 persen lebih tinggi dari pendahulunya, sekaligus konsumsi daya yang lebih hemat 56 persen. Angka yang, kalau terbukti di pengujian nyata, patut diacungi jempol.

Untuk urusan multitasking, agaknya inilah proposisi utama X Fold 6. Chipset ini diklaim unggul dalam multithreading dan rendering multi-windows, dua hal yang memang krusial di perangkat foldable. Ada pula fitur bernama Atomic Workbench, yang memungkinkan sejumlah aplikasi berjalan bersamaan dengan transisi yang tetap mulus. Fitur ini akan debut bersama OriginOS 6 Fold, sistem operasi yang memang dirancang khusus untuk ekosistem foldable vivo.

Sisi AI juga dapat perhatian serius. Ada AI voice engine baru yang diklaim mampu membuat transkripsi tujuh kali lebih cepat dan merangkum konten hingga 57 persen lebih cepat dibanding versi sebelumnya. Kalau angka ini bisa dipercaya, lompatan produktivitasnya bukan main.

Peralihan ke MediaTek sendiri menarik dicermati. Selama beberapa generasi terakhir, lini X Fold selalu mengandalkan Snapdragon dari Qualcomm. Keputusan vivo berpindah ke Dimensity 9500 Super Edition bisa jadi sinyal bahwa MediaTek makin agresif merebut segmen flagship, termasuk di kelas foldable yang selama ini identik dengan chip Qualcomm. Entah kebetulan atau tidak, timing-nya pas: Qualcomm sendiri sedang dalam tekanan harga di segmen atas.

Spesifikasi lainnya tak kalah ambisius. Kamera utama 200 MP jadi andalan, dipadu lensa periskop telefoto 50 MP dan ultrawide 50 MP. Kalau kombinasi ini tereksekusi dengan baik, X Fold 6 berpotensi masuk jajaran foldable dengan kemampuan fotografi terdepan, menyaingi Honor Magic V series dan OPPO Find N series yang juga agresif di segmen ini.

Soal baterai, sumber Bloomberg Technoz menyebut angka sekitar 7.000 mAh, sementara laporan lain mengutip 6.900 mAh. Kapasitas jumbo untuk standar foldable mana pun. Sebagai perbandingan, Samsung Galaxy Z Fold 6 hanya membawa baterai 4.400 mAh. Layar utama sekitar 8 inci dan layar luar sekitar 6,5 inci mempertahankan desain bergaya buku yang sudah jadi ciri khas seri ini, dengan modul kamera melingkar yang tetap dipertahankan.

Peluncuran di China dijadwalkan akhir Juni 2026. Ekspansi global kemungkinan menyusul, sesuai pola generasi sebelumnya. Pertanyaannya tinggal satu: seberapa cepat vivo membawa X Fold 6 ke pasar Indonesia, dan di harga berapa perangkat dengan spesifikasi selangit ini akan dibanderol.