RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Bisnis  ›  Yamaha T-Max Ludes 25 Menit, YIMM Belum Bisa Buka...

Bisnis

Yamaha T-Max Ludes 25 Menit, YIMM Belum Bisa Buka Inden Batch Kedua

Seluruh kuota 50 unit Yamaha T-Max ludes dipesan dalam 25 menit sejak pemesanan daring dibuka Januari lalu. Manajemen YIMM mengaku di luar ekspektasi, sementara konsumen yang belum kebagian harus bersabar menunggu batch berikutnya.

Lima puluh unit. Ludes dalam 25 menit.

PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) membuka program pemesanan daring Yamaha T-Max pada 25 hingga 29 Januari lalu. Skuter matik premium yang kembali hadir setelah absen delapan tahun dari pasar Indonesia ini langsung disambar habis sejak hari pertama, jauh sebelum masa order ditutup. Stok yang disiapkan untuk berbulan-bulan, ternyata tak bertahan sampai satu jam.

Manajemen YIMM sendiri kewalahan. Rifkie Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community YIMM, mengakui proyeksi internal memperkirakan 50 unit itu baru terserap dalam tiga hingga enam bulan.

"Ini benar-benar di luar ekspektasi. Bahwa antusiasme market terhadap T-Max itu sangat besar. Iya, padahal kita juga berpikir, wah ini harga segini kira-kira bisa enggak nih ya tiga bulan atau enam bulan habis? Ternyata 25 menit habis," ungkap Rifkie.

Harga yang beredar bukan angka kecil. T-Max Tech Max dibanderol Rp455 juta OTR, varian edisi khusus perayaan 25 tahun MAX Yamaha (T-Max Max Special Livery) dijual Rp475 juta. Setara harga mobil kelas menengah. Tapi rupanya bukan penghalang berarti buat segmen yang memang mengincar skutik bongsor ini.

Kapan pemesanan kembali dibuka? Belum jelas. Rifkie menegaskan batch kedua masih dalam proses dan belum ada jadwal pasti. Bukan soal kurangnya niat, melainkan soal struktur pengadaan. T-Max masuk ke Indonesia sebagai kendaraan completely built-up (CBU), artinya setiap alokasi unit sudah dikunci sejak tahap business planning jauh sebelum permintaan meledak.

"Karena kita termin sudah ditentukan waktu business planning. Sekian unit, sekian datang lagi, sekian datang lagi. Itu CBU, ya. Nah, begitu 25 menit habis semua, ya sudah, nunggunya masih lama," tambahnya.

Jadwal kedatangan stok berikutnya, kata Rifkie, tidak bisa dipercepat begitu saja. Pola klasik barang impor utuh: permintaan boleh melonjak, tapi pipeline pengiriman tetap jalan sesuai kontrak.

Unit yang sudah terjual mulai diserahterimakan ke konsumen pertama pada pertengahan Maret 2026 di tiga kota, yakni Jakarta, Semarang, dan Makassar. Model ini terakhir dipasarkan resmi di Indonesia pada 2018. Delapan tahun vakum, dan ternyata pasar tidak lupa.

Pertanyaannya sekarang, berapa dalam sebenarnya ceruk motor mewah di Indonesia? Kalau 50 unit seharga hampir setengah miliar bisa tersedot dalam tempo secangkir kopi, agaknya YIMM dan para kompetitornya perlu menghitung ulang asumsi mereka.