RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  Dow Melesat 930 Poin, Wall Street Berpesta Setelah...

Finansial

Dow Melesat 930 Poin, Wall Street Berpesta Setelah Trump Batalkan Serangan ke Iran

Ketiga indeks utama Wall Street membukukan lonjakan harian terbesar sejak April, dipicu meredanya tensi Iran-AS dan euforia IPO SpaceX senilai USD75 miliar.

Menlu Iran Bocorkan Poin Penting Kesepakatan dengan Amerika

Kamis kemarin menjadi salah satu sesi perdagangan paling meriah di Wall Street sepanjang tahun ini, setelah kabar dari Timur Tengah membalikkan sentimen pasar yang sebelumnya dibekap kecemasan selama berminggu-minggu.

Dow Jones Industrial Average ditutup melesat 929,97 poin atau 1,86 persen ke level 50.848,75. S&P 500 menguat 127,31 poin atau 1,75 persen ke 7.394,30, sementara Nasdaq Composite tampil paling impresif dengan kenaikan 2,54 persen atau 640,16 poin ke 25.809,66. Ketiga indeks kompak membukukan lonjakan harian terbesar sejak 8 April, ketika AS dan Iran sempat mencapai gencatan senjata sementara yang meredam gejolak pasar keuangan global.

Katalis utamanya datang dari Washington. Presiden Donald Trump mengumumkan pembatalan rencana serangan militer terhadap Iran hanya beberapa jam sebelum operasi itu dijadwalkan dimulai. Tidak berhenti di sana, Trump menyebut kesepakatan damai berpeluang tercapai secepatnya akhir pekan ini. Kabar itu bak gayung bersambut dengan pernyataan Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi pada Jumat, yang mengonfirmasi bahwa kedua pihak sedang merampungkan kesepakatan awal. Setelah kesepakatan awal diteken, pembahasan soal program nuklir Iran akan diselesaikan dalam 60 hari.

Prospek normalisasi hubungan itu sekaligus membuka kemungkinan normalnya kembali jalur pelayaran di Selat Hormuz, salah satu titik distribusi energi paling krusial di dunia. Pasar merespons cepat. Dana kembali mengalir deras ke aset berisiko, memperpanjang fase pemulihan setelah gelombang aksi jual yang menghantam sesi-sesi sebelumnya.

Saham-saham teknologi menjadi lokomotif reli. Indeks PHLX Semiconductor melonjak 7,9 persen, kenaikan terbesar sejak April 2025. Robert Phipps, Direktur Per Stirling Capital Management, menilai penguatan ini tidak semata soal geopolitik. Menurutnya, banyak indikator teknikal sudah masuk zona jenuh jual, kondisi yang lazim mendahului pemantulan harga yang agresif. Fluktuasi beberapa pekan terakhir, kata Phipps, jauh melampaui perubahan fundamental ekonomi yang sesungguhnya.

Oracle? Lain cerita. Saham emiten perangkat lunak itu ambruk 8,5 persen setelah memproyeksikan belanja modal fiskal 2027 di atas estimasi analis, memunculkan kekhawatiran soal tekanan margin.

Satu lagi yang bikin pasar bergairah: SpaceX. Perusahaan antariksa Elon Musk menetapkan harga IPO di USD135 per saham, menghimpun dana USD75 miliar dari pelepasan 555,56 juta lembar saham. Valuasinya tembus USD1,77 triliun, menjadikannya IPO terbesar dalam sejarah pasar modal Amerika. Adam Sarhan, CEO 50 Park Investments, mengingatkan bahwa harga penawaran hanyalah titik awal. Yang jauh lebih menentukan, menurutnya, adalah bagaimana pasar mencerna informasi setelah perdagangan resmi dimulai pada Jumat. Ia juga menekankan pentingnya kejelasan horizon investasi sebelum mengambil posisi pada saham teknologi berkapitalisasi raksasa yang baru memasuki bursa.

Dari sisi makroekonomi, situasinya agaknya tidak sepenuhnya bersih. Data harga produsen Mei naik lebih tinggi dari perkiraan, mendorong inflasi tahunan ke laju tercepat dalam lebih dari tiga tahun. Klaim tunjangan pengangguran juga naik tipis. Sinyal awal, bukan alarm, tapi patut dicermati.

Federal Reserve dijadwalkan menggelar rapat kebijakan pekan depan dan konsensus memperkirakan suku bunga ditahan. Pasar tetap memperhitungkan setidaknya satu kali kenaikan 25 basis poin sebelum tutup tahun. Volume perdagangan Wall Street kemarin mencapai 21,41 miliar saham, melampaui rata-rata 20 sesi terakhir sebesar 20,7 miliar. Di NYSE, rasio saham naik terhadap turun tercatat 2,74 banding 1.

Pertanyaannya sederhana: kalau kesepakatan Iran-AS benar-benar terealisasi akhir pekan ini, apakah reli ini punya kaki yang lebih panjang dari sekadar technical bounce? Entah kebetulan atau tidak, semua indikator hari ini menunjuk ke arah yang sama.