RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  KKGI Gelontorkan Hampir USD3 Juta untuk Eksplorasi...

Finansial

KKGI Gelontorkan Hampir USD3 Juta untuk Eksplorasi Tambang

PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI) telah merealisasikan biaya eksplorasi pertambangan sebesar USD2,87 juta hingga Maret 2026, mencakup sejumlah blok aktif yang digarap anak usahanya.

USD2,87 juta. Bukan angka main-main untuk aktivitas eksplorasi yang kerap dianggap cost center sebelum hasil bor berbicara.

PT Resources Alam Indonesia Tbk (KKGI) melaporkan realisasi biaya eksplorasi pertambangan senilai itu hingga akhir Maret 2026. Dana tersebut dikucurkan lewat anak usaha, PT Insani Baraperkasa, yang menggarap dua area sekaligus: Sub Blok Handil Bakti dan Sub Blok Tani Aman. Corporate Secretary KKGI, Lenny S.C, mengungkapkan rincian belanja ini dalam keterbukaan informasi yang dirilis Rabu (8/4/2026).

Tidak berhenti di dua blok itu. Di blok Loajanan, KKGI merancang pemetaan geologi dan pembebasan lahan untuk mengidentifikasi kantong-kantong tambang potensial. Blok Separi? Masih dalam tahap kajian lebih dalam, termasuk rencana pengeboran dan proses pinjam pakai sebagian areanya. Dua blok, dua status berbeda. Yang satu sudah bergerak, yang satu masih dipikir matang-matang.

Kabar yang cukup krusial: seluruh blok dalam skema PKP2B yang dikelola PT Insani Baraperkasa untuk tahap produksi sudah mengantongi persetujuan dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Lampu hijau regulasi ini bukan hal sepele, apalagi proses perizinan tambang di Indonesia terkenal bisa molor berbulan-bulan.

Bagi investor yang sudah lama memelototi KKGI, belanja eksplorasi sebesar ini bisa dibaca sebagai sinyal: manajemen sedang membangun fondasi cadangan untuk siklus produksi berikutnya. Pertanyaannya, seberapa menjanjikan hasil bor nanti? Itu urusan geologi. Tapi komitmen belanja eksplorasinya, setidaknya itu klaim yang sudah terbaca jelas di laporan keterbukaan.