RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  NSSS Tebar Dividen Final Rp119 Miliar, Total Payou...

Finansial

NSSS Tebar Dividen Final Rp119 Miliar, Total Payout 2025 Capai Rp8 per Saham

PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) menetapkan dividen final tahun buku 2025 sebesar Rp5 per saham atau Rp119 miliar, sehingga total dividen tunai sepanjang 2025 mencapai Rp8 per saham dengan dividend payout ratio 29,39%.

NSSS Bagi Dividen Final Rp 119 Miliar - Halaman all

Pemegang saham PT Nusantara Sawit Sejahtera Tbk (NSSS) bakal menerima dividen final Rp5 per saham untuk tahun buku 2025, setara Rp119,01 miliar, setelah keputusan ini disepakati dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 15 Juni 2026. Total dividen tunai yang dikucurkan NSSS sepanjang tahun buku 2025 pun genap menyentuh Rp8 per saham atau Rp190,41 miliar.

Bukan sekadar bagi-bagi rezeki. NSSS sebelumnya sudah mencairkan dividen interim Rp3 per saham senilai Rp71,4 miliar pada Desember 2025, sehingga dividen final ini menjadi pelunasan sisa komitmen manajemen kepada pemegang saham. Direktur Utama NSSS Teguh Patriawan menyebut pembagian ini mengacu pada laba bersih 2025 yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp647,82 miliar.

Dari sini, dividend payout ratio (DPR) NSSS tercatat 29,39% dari laba bersih 2025. Angka 18,37% yang beredar di sebagian laporan, kalau ditelusuri, agaknya hanya menghitung porsi dividen final saja terhadap laba, bukan total keseluruhan. Dividend yield NSSS sendiri berada di kisaran 1,58%, dihitung dari total dividen Rp8 terhadap harga saham. Cukup moderat. Saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat Rp494,9 miliar, dengan total ekuitas Rp1,94 triliun.

Soal jadwal, cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi jatuh pada 23 Juni 2026. Ex dividen masuk sehari setelahnya, 24 Juni, sementara recording date ditetapkan 25 Juni 2026. Pembayaran dijadwalkan masuk ke rekening pemegang saham pada 10 Juli 2026.

Yield 1,58% tidak akan membuat investor berlomba-lomba masuk sebelum cum date. Bagi yang sudah parkir modal di NSSS sejak awal, ini konfirmasi bahwa emiten sawit ini tetap disiplin soal distribusi kas meski tekanan di sektor perkebunan belum juga mereda. Pertanyaannya, apakah rasio payout hampir sepertiga laba ini akan dipertahankan tahun depan, atau justru dikerek lebih tinggi kalau harga CPO berbalik arah?