RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  PANI Gelar Private Placement Rp498 Miliar, Sambut...

Finansial

PANI Gelar Private Placement Rp498 Miliar, Sambut Investor Pengelola Kekayaan Singapura

PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) akan menerbitkan 72,47 juta saham baru lewat private placement senilai Rp498,27 miliar, dengan Providentia Wealth Management Ltd asal Singapura sebagai salah satu penyerap utama.

Emiten Agung Sedayu dan Salim Umumkan Private Placement - Halaman all

Rp6.875 per saham. Angka itulah yang disepakati PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dengan dua investor strategisnya dalam aksi korporasi Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) IV yang diumumkan Senin, 15 Juni 2026.

Perseroan di bawah kendali Agung Sedayu Group dan Salim Group ini akan menerbitkan 72.476.600 saham baru bernilai nominal Rp100 per saham. Dengan harga pelaksanaan itu, total dana segar yang akan dikantongi PANI mencapai Rp498,27 miliar. Bukan angka yang bisa diabaikan begitu saja.

Seluruh saham baru akan diserap dua pemodal non-afiliasi: Providentia Wealth Management Ltd dan PT Victoria Jaya Abadi. Yang langsung menarik perhatian pasar adalah kehadiran Providentia, perusahaan perwalian dan pengelola kekayaan independen berbasis di Singapura, yang agaknya sudah cukup akrab dengan pasar modal Indonesia. Sebelum masuk ke PANI, nama Providentia sudah tercatat memiliki posisi di sejumlah emiten Bursa Efek Indonesia, antara lain PACK dan IMPC.

Dana hasil PMTHMETD IV akan langsung dialirkan ke dua entitas anak, PT Panorama Eka Tunggal dan PT Karunia Utama Selaras, keduanya punya peran strategis dalam pengembangan kawasan PIK 2. Tujuannya: memperkuat struktur permodalan sekaligus menunjang kelangsungan operasional di lapangan.

Pemegang saham lama perlu mencermati soal dilusi. Kepemilikan mereka akan tergerus sekitar 0,40% setelah private placement rampung, saat jumlah saham ditempatkan dan disetor penuh meningkat dari 18.117.025.598 saham menjadi 18.189.502.198 saham. Tipis, tapi tetap ada.

Jadwal aksi korporasi ini cukup mepet. Penerbitan saham dijadwalkan 23 Juni 2026, pencatatan di Bursa Efek Indonesia keesokan harinya pada 24 Juni, dan pemberitahuan hasil pelaksanaan pada 25 Juni 2026. Tiga hari kerja, selesai.

Tim riset Ajaib Sekuritas menilai langkah ini sebagai dukungan terhadap percepatan monetisasi land bank grup PANI. Klaim yang, kalau boleh jujur, masih perlu dibuktikan eksekusinya di lapangan. Yang pasti, masuknya pengelola kekayaan sekelas Providentia ke struktur pemegang saham PANI, entah kebetulan atau tidak, memberikan sinyal tersendiri bagi pelaku pasar tentang daya tarik kawasan PIK 2 di mata investor asing.