RABU, 21 OKTOBER 2026

Home  ›  Finansial  ›  Tokenisasi Saham Global Tancap Gas, Investor Indon...

Finansial

Tokenisasi Saham Global Tancap Gas, Investor Indonesia Punya Lebih Banyak Pintu Masuk

Saham dan ETF yang ditokenisasi tumbuh 15% dalam sebulan dengan jumlah pemegang melonjak 75%, sementara sejumlah platform lokal kini menawarkan akses ke Wall Street langsung dari genggaman.

6 Aplikasi Trading Saham Amerika untuk Beli Bluechip

Tren tokenisasi aset dunia nyata makin sulit diabaikan. Sepanjang 30 hari terakhir, nilai saham dan ETF yang ditokenisasi secara global melonjak 15,10% menjadi $1,86 miliar, dengan volume transfer bulanan melesat 31,75% ke angka $8 miliar. Yang lebih mencolok: jumlah pemegang aset tokenisasi saham tumbuh 75,71% menjadi 671.490 wallet. Sinyal bahwa adopsi bukan sekadar wacana institusi besar.

Angka ini datang dari data rwa.xyz per pekan ketiga Juli 2026. Total pasar aset dunia nyata (RWA) yang ditokenisasi tercatat $34,67 miliar, sedikit tergerus dari puncak $35,2 miliar pada 10 Juli. Penurunan itu moderat, dan agaknya lebih mencerminkan rotasi antar-instrumen ketimbang keluarnya minat pasar.

Di sisi obligasi pemerintah AS yang ditokenisasi, yang masih jadi kategori terbesar dengan nilai $15,86 miliar, pertumbuhan mulai melambat meski bukan berhenti. Token USYC milik Circle memimpin dengan $2,96 miliar, diikuti dana BUIDL BlackRock sebesar $2,52 miliar. Yang paling menyita perhatian: JLTXX, dana pasar uang on-chain milik JPMorgan yang diterbitkan lewat platform Kinexys Digital, mencatat kenaikan 87,23% dalam 30 hari menjadi $809,7 juta. Bukan angka kecil.

Bagi investor Indonesia, perkembangan ini relevan secara langsung karena jalur aksesnya kini makin terbuka. Beberapa platform lokal sudah menawarkan eksposur ke saham Amerika, baik melalui kepemilikan langsung, fraksional, maupun mekanisme tokenisasi.

Pintu, yang selama ini lebih dikenal sebagai aplikasi trading kripto, kini menyediakan akses ke saham tertokenisasi seperti Apple, Microsoft, Nvidia, Meta, dan Tesla. Seluruh transaksi bisa dilakukan dalam rupiah, tanpa perlu membuka rekening broker luar negeri. Platform ini berada di bawah pengawasan OJK dan menyimpan aset bersama kustodian Fireblocks dengan sertifikasi ISO 27001, dua hal yang patut dicermati investor sebelum masuk.

Gotrade Indonesia menawarkan pendekatan berbeda: fitur saham fraksional yang memungkinkan investor membeli sebagian kecil saham tanpa harus merogoh kocek untuk satu lot penuh. Ini krusial untuk saham seperti Amazon atau Alphabet yang harganya ratusan dolar per lembar. Nanovest menggabungkan saham Amerika, kripto, dan emas digital dalam satu antarmuka yang dirancang ramah bagi pemula.

Untuk investor yang lebih agresif atau sudah berpengalaman, Interactive Brokers dan Saxo Bank menawarkan akses penuh ke bursa NYSE dan Nasdaq, dengan instrumen yang lebih beragam: ETF, obligasi, futures, hingga opsi. Komisi Interactive Brokers terbilang kompetitif dan banyak dipakai investor institusi. Saxo Bank lebih sesuai bagi yang punya modal lebih besar karena persyaratan saldo minimumnya lebih tinggi. Ajaib Alpha, inovasi terbaru dari ekosistem Ajaib, memungkinkan pengguna lama platform tersebut diversifikasi ke saham global tanpa berpindah aplikasi.

Pertanyaannya, berapa banyak dari 671.000 pemegang itu yang benar-benar bertransaksi? Data rwa.xyz sendiri mencatat alamat aktif bulanan pada kategori saham tokenisasi justru amblas 22,04%. Lebih banyak orang masuk, tapi tidak semuanya aktif. Ini pola yang lumrah di fase adopsi awal, tapi klaim bahwa "mainstream sudah tiba" mungkin masih terlalu dini, kalau data ini bisa dipercaya.

Yang jelas, pemain besar sudah terlanjur masuk dalam. BlackRock, JPMorgan, Franklin Templeton, hingga WisdomTree kini bersaing di lapangan yang sama dengan pendatang baru seperti Bridgetower, yang tokenisasi proyek pertambangan tembaga-emasnya di Arizona bernilai $11,06 miliar dan menempati posisi kedua terbesar di seluruh ekosistem RWA global. Lanskap ini bergerak lebih cepat dari yang bisa diikuti sebagian besar buku teks investasi konvensional.